<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/3221512431424559915?origin\x3dhttp://infogaya-harian.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Senin, 09 Mei 2011

LA Lights Streetball 2011















Semangat 'Level Up' Bakal Terasa!

Terjadinya perubahan gaya hidup masyarakat khususnya muda dewasa beberapa tahun belakangan ini yang telah memasuki era digitalisasi, sedikit banyak juga berpengarh pada pola kegiatan keseharian mereka yang mengarah pada kegiatan-kegiatan individual yang mengasah kemampuan otak untuk berkreasi.

Terbentuknya generasi individu tersebut tak hanya berdampak pada pergeseran gaya hidup da hobi saja, tetapi juga pada perkembangan olahraga yang terlihat menurun peninatnya. Kondisi perubahan ini lah yang kemudian melahirkan beberapa jenis olahraga yang menyesuaikan dengan kebutuhan generasi muda saat ini yang lebih entertaining sekaligus melatih otak dan fisik.














Salah satu olahraga yang merupakan hasil pergeseran gaya hidup generasi muda tersebut adalah Streetball yang lahir di tahun 2000 an untuk menjawab kebutuhan olahraga yang mengkombinasikan antara entertainnment dan fisik. Format olahraga yang kemudian dikenal sebagai Sport 2.0 atau Sportainment.

Saat ini sudah banyak orang yang mulai mengenal olahraga streetball Olahraga yang merupakan spesialisasi dari cabang basket ini memang semakin tahun semakin memperlihatkan perkembangan yang cukup signifikan dengan tumbuh dan berkembangnya komunitas Streetball tak hanya di kota-kota besar di Pulau jawa saja. tetapi juga di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan.














Adalah kontribusi tanpa henti yang diperlihatkan pihyak LA Lights yang sejak tahun 2005 lalu mulai tertarik untuk mengembangkan olahraga Streetball menjadi olahraga aspiratif dengan jalan membuka wadah kompetisi bagi Streetballers dan komunitas Streetball indonesia yang bernama 'LA Lights Streetball'.

Sejak suksesnya penyelenggaraan di tahun pertama, dimana berhjasil merangkul para Streetballers dan komunitas Streetbalo untuk berkompetisi dan unjuk gigi, kompetisi LA Lights Streetbalol pun secara rutin digelar tiap tahunnya untuk memberi ruang pamer sekaligus menantang Streetballers Indonesia adu kemampuan dan trik-trik terbaik mereka.














Setiap tahunnya penyelenggaraan kompetisi LA Lights Streetball pun menunjukkan peningkatan kualitas permainan dan peminat yang cukup tinggi, bahkan kompetisi ini telah menjadi kompetisi yang wajib dan sellu dinantikan oleh Streetballers, komunitas Streetball serta pecinta Streetball sejak saat itu.

Memasuki tahun yang ke-tujuh, tentunya kompetisi LA Lights Streetball sudah semakin matang baik dalam peraturan maupun mekanisme pertandingan yang diterapkan. Di LA Lights Streetball 2011 ini, tak berlaku permainan Streetball tanpa kejutan dan trik-trik menawan, karena disini semangat 'Level Up' bakal terasa dan dipertontonkan oleh peserta LA Lights Streetball 2011, yang selaras dengan tema "Level Up' yang diusung di tahun ini yang ingin mencari bibit baru yang berpotensi.














Brand Manager LA Lights, Maya Shintawati menegaskan bahwa LA Lights masih akan terus memberikan kontribusinya terhadap olahraga yang membutuhkan skill yang tinggi ini. Seperti diutarakan Maya, "Olahraga Streetball mewakili brand LA Lights sebagai brand yang mengusung semangat positif, kerja keras dan kreativitas yang tinggi. Tiap tahunnya kami selalu menantang para Streetballers untuk membuktikan kualitas Streetball terbaik yang mereka miliki. Seperti hukum alam, siapa yang berlatih keras, disiplin dan pantang menyerah akan terseleksi untuk menjadi juara. Demi merangsang talenta-talenta Streetball terbaik Indonesia, kami masih akan terus memberikan perhatian untuk membesarkan olahraga ini sehingga dapat menjadi olahraga aspiratif".

Sebagai bagian untuk meningkatkan kualitas permainan para peserta LA Lights Streetball 2011 mendatang yang sejalan dengan tema 'Level Up', pihak LA Lights pun tak tanggung-tanggung memperlihatkan konstribusi serius dengan menggelar ajang pelatihan dan coaching clinics bertajuk LA Lights Streetball Camp untuk pertama kalinya di kota Surabaya pada tanggal 22-23 April 2011 lalu.

Maya menambahkan, "Semangat Streetball telah coba kami hidupkan jelang kompetisi berlangsung dengan menggelar ajang pelatihan dan coaching clinics LA Lights Streetball Camp yang mampu menarik sekitar 100 peserta untuk menyimak dengan serius materi pelatihan yang diberikan oleh pakar Streetball Tanah Air. Ajang ini kami harapkan dapat menjadi satu lifestyle yang dapat diadaptasi dan dipergunakan sebaik-baiknya oleh sebanyak mungkin generasi muda dewasa".

Meskipun olahraga Streetball, yang merupakan spesialisasi dari cabang basket, telah memperlihatkan peningkatan perkembangan dalam tujuh tahun belakangan ini, namun ternyata pemahaman terhadap olahraga Streetball ini masih belum lah merata. Bahkan masih terdapat Streetballers yang nekad bermain padahal mereka tidak memiliki dasar olahraga basket yang kuat. Masih adanya anggapan bahwa Streetball hanya menampilkan permainan gaya saja yang menjadi pekerjaan rumah para pakar Streetball untuk terus mengedukasi.

Danny 'D Rockz' yang telah dipercaya menjadi dewan juri LA Lights Streetball beberapa tahun belakangan ini pun merasakan kendala tersebut. "Setiap ada kesempatan bertemu dengan komunitas Streetball, saya selalu berusaha mengedukasi seputar pemahaman dasar Streetball. Untuk dapat bermain Streetball, setiap pemain dituntut untuk mengerti dan menerapkan permainan olahraga basket sebagai landasan skill nya, lalu di kombinasikan dengan trik kreativitas Streetball. Bila sudah kuat dasar permainan basketnya, maka hanya tinggal melatih kemampuan trik-trik nya saja".

Dilanjutkan Danny, "yang menarik pada kompetisi LA Lights Streetball ini, setiap pemain yang dapat melakukan trik untuk mengecoh lawan dan lawannya terkecoh maka langsung akan mendapatkan nilai 2. Sehingga poin tidak hanya didapat dari memasukkan bola ke ring saja layaknya permainan basket, tetapi dengan menampilkan trik-trik mengecoh juga dipastikan menambah poin. Peraturannya juga sedikit berbeda dimana untuk waktu pertandingan adalah 2 x 8 menit serta keluwesan pemberian fault ketika seorang pemain menampilkan trik kecohan. Walaupun kalau dalam olahraga basket ia terkena sanksi teknis seperti travelling. Dapat dikatakan Streetball merupakan Sportainment yang mampu menghibur penonton yang datang".

Tema 'Level Up' di LA Lights Streetball 2011 juga diwarnai dengan adanya tantangan kompetisi yang disampaikan oleh Streetballers terbaik Indonesia untuk mencari Rookie terbaik yang berani tampil percaya diri serta memiliki kualitas tingkatan yang tak jauh berbeda.

Sementara All Stars LA Lights Streetball tahun lalu, Rico dan Anthony dengan semangat mengajak Streetballers Indonesia untuk mempergunakan kompetisi ini sebaik-baiknya agar dapat terpilih menjadi All Stars seperti hal nya mereka di tahun lalu. "Banyak manfaat yang dipetik ketika terpilaih menjadi All Stars LA lights Streetball. Selain mendapat kesempatan bertemu dan menjalin hubungan dengan rekan Streetball dari komunitas di kota linnya, All Stars pun berkesempatan untuk menimba ilmu dan trik-trik langsung dengan pakar Streetball Indonesia. Belum lagi kesempatan jalan-jalan di beberapa kota di Indonesia serta decakan kagum yang diberikan kepada All Stars, setiap mampir untuk melakukan pertandingan eksibisi. Bangga tentunya", papar Rico dan Anthony hampir senada.

Kompetisi LA Lights Streetball 2011 yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 30 juta ini segera memulai babak seleksi awal atau Open Run di 10 kota di Indonesia yaitu Malang (7-8 Mei), Semarang (14-15 Mei). Banjarmasin (28-29 Mei), Balikpapan (4-5 Juni), Medan (18-19 Juni), Palembang (25-26 Juni), Jakarta (9-10 Juli), Yogyakarta (16-17 Juli), Surabaya (23-24 Juli) dan Bandung (17-18 September). Sementara babak Grand Final akan diselenggarakan pada tanggal 28-30 Oktober 2011 di Jakarta.

Untuk dewn juri yang dipercaya menilai jalannya kompetisi LA Lights Streetball 2011 mendatang antara lain Danny 'D Rockz', pelatih Ebos yang sudah merupakan pelatih tim basket puteri nasional, Ali Budimansyah.

Label: , ,

Rabu, 20 Oktober 2010

Grand Final La Lights Streetball 2010


LA Lights Streetball 2010 – Grand Final

Diramaikan Aksi Seru USA Streetballer, Master of BBoy: Milky, Beast Mode & Venum dan California Dolls Dancer.

(California Dolls Dance, Photo by Publish)










Fx Mall Sudirman Jakarta, 21 Oktober, 2010 – Ajang memperebutkan gelar menjadi Streetballer dan komunitas Streetball terbaik Indonesia, LA Lights Streetball 2010 mengusung tema ‘Battle of the Stars yang telah dimulai sejak bulan April 2010 lalu, segera menyelesaikan babak Grand Final bertempat di Plaza Barat Gelora Bung Karno, Jakarta pada tanggal 22-23 Oktober 2010.

(Master of B-Boy: Milky, Venum dan Beast Mode. Photo by Publish)


 
 
 
 
 
 
 
Pada awal terbentuknya di tahun 2005 LA Lights Streetball hanya diikuti oleh komunitas Streetball yang aktif pada saat itu saja dan digelar di 3 kota di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung dan Yogyakarta. Di babak bergengsi besok, kompetisi LA Lights Streetball 2010 ini, tak hanya menampilkan ke-8 tim streetballer yang akan beradu untuk meraih predikat Streetballer terbaik Indonesia saja tetapi juga menampilkan beberapa kompetisi seru lainnya seperti Combo Freestyle Battle, Beat Da Clock (2 on 2 basketball), Rap Battle, B-Boy Battle serta Rim Shaker (slam dunk contest).

Keseruan pun dipastikan memuncak dengan hadirnya bintang tamu dunia yang tampil untuk menyebarkan semangat Streetball ke seluruh peserta dan bahkan penonton yang hadir. Tak tanggung-tanggung, babak Grand Final LA Lights Streetball 2010 menampilkan tiga performers Streetball terbaik asal Amerika Serikat sekaligus yaitu USA Streetballer, Master of B-Boy: Milky, Beast Mode dan Venum serta California Dolls Dance.

(Photo by Mohammad Saidina Alley)










Sedikit bocoran, USA Streetballer terdiri dari Mike Zanidean a.k.a GHOST (handler), Stuart Ross a.k.a NO JOKE (handler), Taurian Fontenette a.k.a MR.720 (dunker) dan Guy Dupuy a.k.a Easy Jumper (dunker), ke-empatnya bakal menyajikan atraksi Streetball spektakuler dengan loncatan dasyat dan aksi membawa bola yang mengagumkan. Seperti halnya Mr.720 yang terkenal dengan loncatan 720 derajat nya itu akan membuktikan kepiawaannya.

Decak kagum penonton pun bakal terdengar setelah menyaksikan atraksi B-Boy kelas dunia, Master of B-Boy: Milky, Beast Mode dan Venum. Dengan gaya ‘Head Spin’, ketiganya akan menyajikan aksi adu gaya B-Boy terbaik mereka.

Sementara California Dolls Dance yang terdiri dari Sarah Yekinni, Jessica Ecles, Holly Brucken, Seazun Clark dan Wendy Thompson tak kalah seru akan menampilkan tarian-tarian dinamis yang atraktif. California Dolls Dance pun telah sangat menantikan tampil di hadapan pecinta Streetball Indonesia, terlebih bagi Wendy Thompson yang ternyata masih keturunan Indonesia. Tentunya tak hanya tampil saja, kedatangan Wendy ke Indonesia ini juga untuk mengenal akar budaya leluhurnya.

Hadirnya ketiga perfomers tersebut dipercaya pihak LA Lights dapat menyebarkan semangat positif untuk melakukan yang terbaik di bidang yang dicintai. Seperti dijelaskan oleh Mario C.S. Panjaitan selaku perwakilan LA Lights, “Memang pada penyelenggaraan LA Lights Streetball 2010 ini, kami ingin memberikan warna yang berbeda bagi para penonton dan komunitas Streetball Indonesia. Dengan mengusung tema ‘Battle of the Stars’, kehadiran USA Streetballer, Master of B-Boy: Milky, Beast Mode dan Venum serta California Dolls Dance ini bakal menyajikan aksi adu antar bintang kelas dunia. Ini pun tentunya menjadi kesempatan langka bagi para pecinta Streetballer, B-Boy dan Street Dance untuk menimba ilmu langsung dari ahlinya”.

Dilanjutkannya, “Kehadiran bintang tamu kelas dunia tersebut, kami yakini turut memacu semangat ke-8 tim Streetballer yang melaju ke babak Grand Final LA Lights Streetball 2010 besok untuk beradu gelar menjadi yang terbaik. Tunjukkan semangat Streetball yang sportif, tangguh dan dinamis”.

Mario pun berbagi sedikit cerita tentang ajang LA Lights Streetball yang telah diselenggarakan sejak tahun 2005 lalu. “Ajang LA Lights Streetball merupakan inisiatif brand LA Lights untuk menciptakan tren lifestyle generasi muda dewasa yang dinamis dan penuh warna sekaligus mengakomodir tumbuh dan berkembangnya komunitas Streetball dan komunitas lainnya di Indonesia seperti Street Dance, Beat Box, B-Boy dan Rap. Di ajang LA Lights Streetball ini lah seluruh komunitas tersebut dapat mengekspresikan dan beradu kemampuan terbaik mereka”.

Sementara itu pihak Mahaka Sports selaku Event Organizer LA Lights Streetball 2010 menyatakan bahwa timnya telah siap untuk menggelar kompetisi Streetball terbesar di Indonesia ini. Seperti dijelaskan oleh Hasani Abdul Gani, “Secara produksi, tim kami telah siap untuk menggelar babak Grand Final LA Lights Streetball 2010 selama dua hari nanti. Tak hanya kompetisi Streetball saja, tetapi para penonton akan terhibur dengan berbagai atraksi dan game yang hanya ada di ajang LA Lights Streetball 2010 ini.

Diterangkan lebih lanjut oleh pria berkacamata ini, “Boleh dikatakan penyelenggaraan babak Grand Final LA Lights Streetball 2010 ini merupakan ajang Streetball terakbar di Indonesia, terlebih dengan penampilan bintang tamu dunia USA Streetballer, Master of B-Boy: Milky, Beast Mode dan Venum serta California Dolls Dance. Aksi mereka pastinya sudah tidak usah diragukan lagi. Sebut saja Milky, Beast Mode dan Venum yang merupakan master B Boy dunia. Aksi ketiganya dapat ditonton di film bergenre dance berjudul ‘Step Up 3 D’ yang tengah beredar saat ini. Sementara kiprah California Dolls Dance pun tak kalah seru, mereka kerap tampil di kompetisi olahraga dunia seperti NFL (National Football League) dan NBA (National Basketball League)”, papar Hasani bersemangat.

Menyambung keterangan pihak Mahaka Sports, Mario berujar, “Kami pastikan perhelatan babak Grand Final LA Lights Streetball 2010 di Plaza Barat Gelora Bung Karno besok akan menjadi pesta akbar bagi komunitas Streetball, Street Dance, Beat Box, B-Boy, Rap dan Hip Hop Indonesia”, tutup Mario.

Sebelum menyelesaikan babak Grand Final besok, kompetisi LA Lights Streetball 2010 telah melewati tahapan Open Run yang telah dilaksanakan di 8 kota di Indonesia yaitu Yogyakarta (24-25 April), Bandung (8-9 Mei), Jakarta (22-23 Mei), Banjarmasin (5-6 Juni), Palembang (17-18 Juli), Medan (24-25 Juli), Malang (7-8 Agustus) dan Surabaya (25-26 September), serta Roadshow di kota Pontianak (1-2 Mei).

Adapun ke-8 tim yang melaju ke babak Grand Final LA Lights Streetball 2010 besok adalah Yogyakarta BallStar (Yogyakarta), Future (Bandung), Offsiders (Jakarta), RCN (Banjarmasin), WPG Muba Sky (Palembang), Universal (Medan), Go Streem (Malang) dan B-Ballaz (Surabaya).

Beranda



Ajang memperebutkan gelar menjadi Streetballer dan Komunitas Streetball terbaik Indonesia, LA Lights Streetball 2010 mengusung tema ‘Battle of the Stars’ yang telah dimulai sejak bulan April 2010 lalu, segera menyelesaikan babak Grand Final bertempat di Plaza Barat Gelora Bung Karno, Jakarta pada tanggal 22-23 Oktober 2010 mendatang.

LA Lights Streetball tak hanya menyajikan pertandingan antar tim streetball saja tetapi juga konsep battle yang seru dan menjadi favorit para pecinta kompetisi streetball antara lain Combo Freestyle Battle, Beat Da Clock (2 on 2 basketball), Rap Battle, B-Boy Battle serta Rim Shaker (slam dunk contest).

Penyelenggaraan babak Grand Final LA Lights Streetball 2010 mendatang dipastikan berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, dengan kehadiran bintang tamu dunia yang akan menambah keseruan ajang ini. Bintang tamu yang nantinya akan mempersembahkan penampilan terbaik mereka diantaranya USA Streetballer; master of B-Boy dari Amerika Serikat: Milky, Beast Mode dan Venum (yang juga tampil di film Step Up) dan California Dolls Dancer dari Amerika Serikat (yang salah satu personilnya, Wendy, masih keturunan Indonesia).

Untuk dapat segera berlangsungnya kegiatan babak Grand Final LA Lights Streetball 2010 ini, terlebih dahulu dilaksanakan Press Conference Babak Grand Final LA Lights Streetball 2010, pada hari Kamis, 21 Oktober 2010 yang bertempat di fX Music, fX Lifestyele X'nter Lantai f6 Jalan Jendral Sudirman - Pintu Satu Senayan, Jakarta. Sehingga diharapkan media dapat menginformasikan dan menyebarluaskan aktifitas Babak Grand Final LA Lights Streetball 2010.

Beranda

Label: